Sejarah

Sejarah STIT Ahlussunnah Bukittinggi

Yayasan Ahlussunnah Bukittinggi yang didirikan pada tanggal 24 Oktober 1968,  yang sekarang menaungi dan membina 3 lembaga pendidikan yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ahlussunnah Bukittinggi, Sekolah Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Ahlussunnah Bukittinggi dan SMA Karya Bhakti

STIT Ahlussunnah Bukittinggi diresmikan berdirinya tanggal 26 Januari 1969 yang semula dengan nama Fakultas Tarbiyah Universitas Ahlussunnah (UNAS), dan berstatus Terdaftar melalui surat Keputusan Menteri Agama RI Nomor: Kep/D.VI/129/1974 tanggal 21 Maret 1974 Program Sarjana Muda

Pada awal tahun 1988, karena fakultas lain dalam lingkungan UNAS tidak sempat berkembang maka Fakultas Tarbiyah UNAS dilikuidasi menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ahlussunnah Bukittinggi, dengan Surat Keputusan Yayasan Ahlussunnah Bukittinggi Nomor 103/Kpts/1988 tertanggal 18 Januari 1988. dan berstatus terdaftar  dengan Surat Keputusan Menteri Agama RI No. 58 tahun 1989 tanggal 11 Maret 1989, serta  berstatus Diakui dengan Keputusan Menteri Agama RI No 112 tertanggal 8 Maret tahun 1996.

STIT Ahlussunnah terakhir Terakreditasi tahun 2013 dengan SK BAN PT No. 184/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/IX/2013, berlaku sampai tanggal 6 September  2018, dan  perpanjangan Izin Operasional terakhir tahun 2011 dengan SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam No Dj.I/77/2011 tertanggal 21 Januari 2011.

Pada Tahun Akademik 2012-2013 STIT Ahlussunnah Bukittinggi membuka program studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) setelah memperoleh izin Dirjen Pendidikan Islam No. Dj.I/1874/2011 tanggal 28 Desember 2011.
STIT Ahlussunnah memiliki visi yang berbunyi : “Menjadi lembaga pendidikan yang berkontribusi secara signifikan dalam dunia pendidikan dan kemasyarakatan pada tahun 2020.” Untuk mencapai visi tersebut, dalam statuta sudah dirumuskan misi, tujuan dan sasaran yang jelas