Download

Kerjasama / MuO

STIT Ahlussunnah juga ditunjukkan oleh peningkatan kerjasama dengan institusi lain. Bentuk kerjasama STIT Ahlussunnah dengan lembaga luar diantaranya kerjasama:

a. Kerjasama dibidang akademik

Kerjasama akademik, bertujuan untuk mendorong tumbuhnya iklim akademik STIT Ahlussunnah untuk dapat bersaing di antara PTKI se-sumatera Barat. Kerjasama akademik meliputi pengembangan studi S1. 

Pimpinan pada  beberapa  kesempatan  juga  memberikan  materi  pada seminar, lokakarya, dan lain-lain.

b. Kerjasama dibidang kelembagaan

Kerjasama kelembagaan, bertujuan untuk mendorong STIT Ahlussunnah Bukittinggi sebagai perguruan tinggi agar mampu mencapai visinya. Kerjasama kelembagaan STIT Ahlussunnah dengan perguruan tinggi lain, seperti,

  1. Universitas Islam Riau
  2. Universitas Islam Imam Bonjol Padang 
  3. IAIN Bukittinggi (rintisan)
  4. MoU Multy Campus

Kerjasama kelembagaan STIT Ahlussunnah dengan lembaga lain, seperti

  1. Bank Nasional Indonesia (BNI 46) 
  2. Kemenag. Kabupaten Agam
  3. Baznas Kab. Agam
  4. Majelis Ulama Indonesia Kota Bukittinggi
  5. KUA Kecamatan Malalak
  6. KUA Kecamatan Sei. Pua
  7. Badan Narkotika Nasional (BNN)

c. Kerjasama dibidang non akademik

Kerjasama  non-akademik,  bertujuan  untuk  membangun  hubungan  dengan stakeholder dalam mencapai visi STIT Ahlussunnah untuk berperan serta dalam pembangunan sehingga dicintai masyarakat. STIT Ahlussunnah menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga, untuk menyalurkan alumni STIT Ahlussunnah sebagai tenaga kerja yang siap pakai.

Pimpinan disamping memimpin STIT Ahlussunnah juga berperan   aktif dalam kepemimpinan publik, seperti: 

  1. Dewan Pengurus Jemari Sakato Sumatera Barat, 
  2. Direktur Wilayah II BKPAKSI Sumbar, 
  3. Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kec. Ampek Angkek Kab. Agam, 
  4. Dewan Pengawas Yayasan Arrahmaniyyah Bukittinggi

RENCANA STRATEGIS RENSTRA 2016 – 2025

Progker. Perpustakaan TA. 2016/2017

PROGRAM KERJA
PERPUSTAKAAN STIT AHLUSSUNNAH BUKITTINGGI
Tahun Akademik 2016/2017

I. Pendahuluan
Undang-undang RI nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada pasal 1 ayat 1 menyebutkan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara. Agar suasana belajar dan proses pembelaajaran tersebut dapat berjalan dengan optimal, maka diperlukan sarana pendukung yang memadai. Salah satu sarana yang relevan dan signifikan dalam mewujudkan kondisi dimaksud adalah perpustakaan.

Adapun yang menjadi landasan hukum selain undang-undang tersebut di atas antara lain:

  1. Kep Mendikbud RI No. 0103/O/1991 tentang Pokok-Pokok Kebijakan  Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan di Indonesia
  2. UU RI No. 2 tahun 1989 Bab VIII pasal 35
  3. Surat keptusan ketua STIT Ahlussunnah

Perpustakaan menjadi sangat strategis dihadirkan dalam mendukung proses perkuliahan, karena merupakan salah satu sumber belajar yang dapat dimanfaatkan baik oleh pendidik maupun peserta didik. Perpustakaan dalam konteks era globalisasi dan informasi sangat dibutuhkan sebagai upaya memicu dan mamacu kompetensi peserta didik dalam berbagai bidang kompetensi.


Oleh karena itu, perpustakaan memiliki peranan dan fungsi yang sangat strategis dalam mendukung pendidikan dan pembelajaran di KAMPUS. Perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat meminjam dan membaca buku, tetapi dapat dikembangkan menjadi rumah belajar modern. Perpustakaan sebagai rumah belajar modern berfungsi sebagai tempat pelestarian budaya, sumber informasi, pendidikan dan penelitian serta tempat koleksi buku. Selain itu Perpustakaan juga menjadi tempat rekreasi sehingga pengunjung/ pengguna akan betah berlama-lama di tempat tersebut.


Berkaitan dengan hal tersebut maka pengelolaan perpustakaan harus mendapatkan perhatian dari seluruh stakeholder pendidikan, baik peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, orang tua peserta didik dan masyarakat. Pengelolaan perpustakaan harus dilakukan baik dari aspek menejemen, sistem pelayanan, penataan koleksi, dan kenyamanan lingkungan. Untuk mewujudkan perpustakaan yang modern, maka perpustakaan di masa datang harus semakin dilengkapi dengan sarana dan prasarana sebagai bentuk antisipasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, seperti kehadiran arena bermain yang nyaman, internet dan audio visual yang mendukung minat kuliah mahasiswa. Tatkala perpustakaan telah dikelola dengan professional maka perpustakaan akan hadir sebagai jantungnya perguruan tinggi dalam rangka ikut memicu dan memacu pencapaian visi dan misi akademik.


II. Fungsi dan Tujuan Perpustakaan STIT Ahlussunnah Bukittinggi
Perpustakaan STIT Ahlussunnah Bukittinggi berfungsi:

  1. Sebagai pusat kegiatan belajar seluruh warga kampus
  2. Sebagai pusat pelayanan informasi kepada warga kampus
  3. Sebagai pusat penelitian dan rekreasi bagi seluruh warga kampus
  4. Sumber ilmu pengetahuan bagi warga kampus


Perpustakaan STIT Ahlussunnah Bukittinggi mempunyai 4 tujuan utama yaitu:

  1. Memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk membaca bahan pustaka;
  2. Menyediakan sumber informasi yang cepat, tepat, dan murah bagi pengunjung;
  3. Membantu pengunjung untuk mengembangkan kemampuan yang dimilikinya sehingga bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat;
  4. Perpustakaan bertindak sebagai pusat kehidupan budaya bagi masyarakat sekitar.

III. Sejarah Perpustakaan STIT Ahlussunnah Bukittinggi
Pada awal berdirinya di tahun 1986, STIT Ahlussunnah Bukittinggi telah memiliki 2 Prodi yaitu S.1 (Pendidikan Agama Islam), (Pendidikan Bahasa Arab).

Dengan demikian Perpustakaan STIT Ahlusunnah Bukittinggi bersamaan dengan STIT Ahlusunnah Bukittinggi yang didirikan oleh Yayasan Ahlussunnah selaku Badan Penyelenggara yang dibentuk dengan Akte Notaris No.3.24/10-68 dengan menyelenggarakan pendidikan tinggi setelah memperoleh Izin operasional sesuai keputusan Koordinator Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertais) No.58/1989


IV. Visi dan Misi Perpustakaan STIT Ahlussunnah Bukittinggi
Visi
Terwujudnya perpustakaan yang representatif sebagai penyedia informasi ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan agama.

Misi

  1. Memberikan layanan yang ramah, tegas, tertib dan tangkas
  2. Penerapan teknologi informasi yang pada intinya bertumpu pada konsep https://www.viagrapascherfr.com/sildenafil-generique-pas-cher-cialis-levitra/ otomatisasi
  3. Menjadikan perpustakaan sebagai jantungnya pendidikan sekolah
  4. Meningkatkan kerjasama (resources sharing) dengan perpustakaan dan pusat informasi lain

V. Fasilitas, Layanan, dan Koleksi STIT Ahlussunnah Bukittinggi Fasilitas

  1. Komputer (internet) dengan 3 unit komputer untuk pengunjung dan 1 unit printer (black dan color)
  2. Area Referensi, Lesehan
  3. Area Klasikal


Layanan

  1. Kegiatan Pembelajaran di perpustakaan
  2. Peminjaman koleksi
  3. Buku referensi
  4. Penelusuran Informasi melalui daftar katalog
  5. Internet (browsing), pengetikan dan printer (black dan color)
  6. Jurnal
  7. Bimbingan PemakaI


Koleksi

  1. Referensi, berupa; Ensiklopedi (ensi) : Ensi Pengetahuan Populer, Ensi matematika dan peradaban manusia, Ensi Negara dan bangsa, Ensi IPTEK
  2. Buku-buku bernuansa islami dan kitab kuning
  3. Kamus Bahasa, Eksak (fisika, Kimia, Biologi dan TI)
  4. Laporan, karya Ilmiah (Laporan Penelitian, Makalah, Tugas Akhir, majalah, kliping, Laporan Karya Wisata)
  5. Buku referensi mata kuliah
  6. Fiksi: Novel Klasik, Novel Remaja, Novel Keagamaan


BAB II
RENCANA KEGIATAN PERPUSTAKAAN

Rencana kerja perpustakaan sekolah yang tertuang dalam program kerja perpustakaan secara umum akan mengacu pada tugas pokok perpustakaan sekolah, tujuan institusi, visi dan misi kampus. Hal ini didasari oleh kepentingan bersama untuk menciptakan suasana kegiatan belajar mengajar yang efektif dan efisien.
1. PROGRAM JANGKA PANJANG

  1. Menerapkan sistem layanan perpustakaan berbasis ICT;
  2. Menerapkan E-Library learning;
  3. Merealisasikan kualitas dan kuantitas buku minimal 50 judul dengan 100 eks pada tahun 2016;
  4. Terciptanya ruangan perpustakaan yang memadai, kondusif dan menyenangkan.
  5. Penambahan judul buku sesuai dengan mata kuliah mahasiswa

 2. PROGRAM JANGKA PENDEK

  1. Menyediakan dan menghimpun bahan pustaka, informasi, sesuai kurikulum perguruan tinggi;
  2. Menyediakan dan melengkapi fasilitas perpustakaan sesuai kebutuhan;
  3. Mengolah dan mengorganisasikan bahan pustaka dengan sistem tertentu shingga memudahkan penggunaannya;
  4. Melaksanakan layanan perpustakaan yang sederhana, mudah dan menarik;
  5. Menambahkan koleksi bahan pustaka secara berkala untuk memenuhi kebutuhan pegguna layanan perpustakaan;
  6. Pembuatan proposal permintaan buku/majalah/jurnal pada beberapa lembaga/instansi/penerbit tertentu;
  7. Memelihara bahan pustaka agar tahan lama dan tidak cepat rusak.
  8. Menerbitkan kartu perpustakaan bagi mahasiswa, dosen dan staf tata laksana;
  9. Menerbitkan berbagai administrasi perpustakaan (kartu buku, kantong, lebeling, catalog buku, dll;
  10. Inventarisasi, klasifikasi dan katalogisasi bahan pustaka;
  11. Entry data anggota perpustakaan pada Sistim Informasi Perpustakaan (SIP);
  12. Pelayanan peminjaman buku perpustakaan;
  13. Penerbitan Surat Tandan Bebas Perpustakaan bagi mahasiswa sebagai syarat pengambilan Ijazah;

Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2018/2019

Progker. Perpustakaan Th. 2015/2016

PROGRAM KERJA
PERPUSTAKAAN STIT AHLUSSUNNAH BUKITTINGGI
Tahun Akademik 2015/2016


I. Pendahuluan
Undang-undang RI nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada pasal 1 ayat 1 menyebutkan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara. Agar suasana belajar dan proses pembelaajaran tersebut dapat berjalan dengan optimal, maka diperlukan sarana pendukung yang memadai. Salah satu sarana yang relevan dan signifikan dalam mewujudkan kondisi dimaksud adalah perpustakaan.
Adapun yang menjadi landasan hukum selain undang-undang tersebut di atas antara lain:

  1. Kep Mendikbud RI No. 0103/O/1991 tentang Pokok-Pokok Kebijakan  Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan di Indonesia
  2. UU RI No. cialis forum 2 tahun 1989 Bab VIII pasal 35
  3. Surat keptusan ketua STIT Ahlussunnah

Perpustakaan menjadi sangat strategis dihadirkan dalam mendukung proses perkuliahan, karena merupakan salah satu sumber belajar yang dapat dimanfaatkan baik oleh pendidik maupun peserta didik. Perpustakaan dalam konteks era globalisasi dan informasi sangat dibutuhkan sebagai upaya memicu dan mamacu kompetensi peserta didik dalam berbagai bidang kompetensi.


Oleh karena itu, perpustakaan memiliki peranan dan fungsi yang sangat strategis dalam mendukung pendidikan dan pembelajaran di KAMPUS. Perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat meminjam dan membaca buku, tetapi dapat dikembangkan menjadi rumah belajar modern. Perpustakaan sebagai rumah belajar modern berfungsi sebagai tempat pelestarian budaya, sumber informasi, pendidikan dan penelitian serta tempat koleksi buku. Selain itu Perpustakaan juga menjadi tempat rekreasi sehingga pengunjung/ pengguna akan betah berlama-lama di tempat tersebut.


Berkaitan dengan hal tersebut maka pengelolaan perpustakaan harus mendapatkan perhatian dari seluruh stakeholder pendidikan, baik peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, orang tua peserta didik dan masyarakat. Pengelolaan perpustakaan harus dilakukan baik dari aspek menejemen, sistem pelayanan, penataan koleksi, dan kenyamanan lingkungan. Untuk mewujudkan perpustakaan yang modern, maka perpustakaan di masa datang harus semakin dilengkapi dengan sarana dan prasarana sebagai bentuk antisipasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, seperti kehadiran arena bermain yang nyaman, internet dan audio visual yang mendukung minat kuliah mahasiswa. Tatkala perpustakaan telah dikelola dengan professional maka perpustakaan akan hadir sebagai jantungnya perguruan tinggi dalam rangka ikut memicu dan memacu pencapaian visi dan misi akademik.

II. Fungsi dan Tujuan Perpustakaan STIT Ahlussunnah Bukittinggi
Perpustakaan STIT Ahlussunnah Bukittinggi berfungsi:

  1. Sebagai pusat kegiatan belajar seluruh warga kampus
  2. Sebagai pusat pelayanan informasi kepada warga kampus
  3. Sebagai pusat penelitian dan rekreasi bagi seluruh warga kampus
  4. Sumber ilmu pengetahuan bagi warga kampus

Perpustakaan STIT Ahlussunnah Bukittinggi mempunyai 4 tujuan utama yaitu:

  1. Memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk membaca bahan pustaka;
  2. Menyediakan sumber informasi yang cepat, tepat, dan murah bagi pengunjung;
  3. Membantu pengunjung untuk mengembangkan kemampuan yang dimilikinya sehingga bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat;
  4. Perpustakaan bertindak sebagai pusat kehidupan budaya bagi masyarakat sekitar.

III. Sejarah Perpustakaan STIT Ahlussunnah Bukittinggi
Pada awal berdirinya di tahun 1986, STIT Ahlussunnah Bukittinggi telah memiliki 2 Prodi yaitu S.1 (Pendidikan Agama Islam), (Pendidikan Bahasa Arab).

Dengan demikian Perpustakaan STIT Ahlusunnah Bukittinggi bersamaan dengan STIT Ahlusunnah Bukittinggi yang didirikan oleh Yayasan Ahlussunnah selaku Badan Penyelenggara yang dibentuk dengan Akte Notaris No.3.24/10-68 dengan menyelenggarakan pendidikan tinggi setelah memperoleh Izin operasional sesuai keputusan Koordinator Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertais) No.58/1989

IV. Visi dan Misi Perpustakaan STIT Ahlussunnah Bukittinggi
Visi
Terwujudnya perpustakaan yang representatif sebagai penyedia informasi ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan agama.

Misi

  1. Memberikan layanan yang ramah, tegas, tertib dan tangkas
  2. Penerapan teknologi informasi yang pada intinya bertumpu pada konsep otomatisasi
  3. Menjadikan perpustakaan sebagai jantungnya pendidikan di kampus
  4. Meningkatkan kerjasama (resources sharing) dengan perpustakaan dan pusat informasi lain

V. Fasilitas, Layanan, dan Koleksi STIT Ahlussunnah Bukittinggi Fasilitas

  1. Komputer (internet) dengan 3 unit komputer untuk pengunjung dan 1 unit printer (black dan color)
  2. Area Referensi, Lesehan
  3. Area Klasikal


Layanan

  1. Kegiatan Pembelajaran di perpustakaan
  2. Peminjaman koleksi
  3. Buku referensi
  4. Penelusuran Informasi melalui daftar katalog
  5. Internet (browsing), pengetikan dan printer (black dan color)
  6. Jurnal
  7. Bimbingan Pemakai



Koleksi

  1. Referensi, berupa; Ensiklopedi (ensi) : Ensi Pengetahuan Populer, Ensi matematika dan peradaban manusia, Ensi Negara dan bangsa, Ensi IPTEK
  2. Buku-buku bernuansa islami dan kitab kuning
  3. Kamus Bahasa, Eksak (fisika, Kimia, Biologi dan TI)
  4. Laporan, karya Ilmiah (Laporan Penelitian, Makalah, Tugas Akhir, majalah, kliping, Laporan Karya Wisata)
  5. Buku referensi mata kuliah
  6. Fiksi: Novel Klasik, Novel Remaja, Novel Keagamaan


BAB II
RENCANA KEGIATAN PERPUSTAKAAN

Rencana kerja perpustakaan sekolah yang tertuang dalam program kerja perpustakaan secara umum akan mengacu pada tugas pokok perpustakaan sekolah, tujuan institusi, visi dan misi kampus. Hal ini didasari oleh kepentingan bersama untuk menciptakan suasana kegiatan belajar mengajar yang efektif dan efisien.

1. PROGRAM JANGKA PANJANG

  • Menerapkan sistem layanan perpustakaan berbasis ICT;
  • Menerapkan E-Library learning;
  • Merealisasikan kualitas dan kuantitas buku minimal 1.000 judul dengan 11.000 eks pada tahun 2015;
  • Terciptanya ruangan perpustakaan yang memadai, kondusif dan menyenangkan.
  • Penambahan judul buku sesuai dengan mata kuliah mahasiswa

2. PROGRAM JANGKA PENDEK

  • Menyediakan dan menghimpun bahan pustaka, informasi, sesuai kurikulum perguruan tinggi;
  • Menyediakan dan melengkapi fasilitas perpustakaan sesuai kebutuhan;
  • Mengolah dan mengorganisasikan bahan pustaka dengan sistem tertentu shingga memudahkan penggunaannya;
  • Melaksanakan layanan perpustakaan yang sederhana, mudah dan menarik;
  • Menambahkan koleksi bahan pustaka secara berkala untuk memenuhi kebutuhan pegguna layanan perpustakaan;
  • Pembuatan proposal permintaan buku/majalah/jurnal pada beberapa lembaga/instansi/penerbit tertentu;
  • Memelihara bahan pustaka agar tahan lama dan tidak cepat rusak.
  • Menerbitkan kartu perpustakaan bagi mahasiswa, dosen dan staf tata laksana;
  • Menerbitkan berbagai administrasi perpustakaan (kartu buku, kantong, lebeling, catalog buku, dll;
  • Inventarisasi, klasifikasi dan katalogisasi bahan pustaka;
  • Entry data anggota perpustakaan pada Sistim Informasi Perpustakaan (SIP);
  • Pelayanan peminjaman buku perpustakaan;
  • Penerbitan Surat Tandan Bebas Perpustakaan bagi mahasiswa sebagai syarat pengambilan Ijazah;