Progker. Perpustakaan Th. 2016/2017

Pelantikan Ketua STIT Ahlussunnah Bukittinggi

Pada hari Kamis tanggal 10 Oktober 2019  ketua Pengurus Yayasan Ahlussunnah Drs. Fikri, M,Pd melantik Ketua STIT Ahlussunnah untuk Periode 2019-2023. Ketua  yang terpilih adalah Yosi Aryanti, S.Ag, M.A  yang sebelumnya menjabat sebagai ketua LP2M.,

Menurut ketua senat , Bapak Hanton, M.A., Terpilihnya Yosi Aryanti sebagai rektor sudah melewati tahapan seleksi dan berbagai pertimbangan yang ditetapkan oleh yayasan Ahlussunnah. Proses pemilihan ketua berjalan melalui rapat senat yang dihadiri oleh 9 orang anggota senat.

Pelantikan dilaksanakan di aula STIT Ahlussunnah Bukittinggi pada pukul 14.00. WIB sampai dengan selesai. Acara ini dihadiri oleh Ketua STKIP Ahlussunnah, Para Dosen dan Karyawan serta Mahasiswa.

Dengan terpilihnya Yosi Aryanti, S.Ag, MA diharapkan kepemimpinan beliau bisa membawa STIT Ahlussunnah mencapai visinya pada tahun 2021 menjadi lembaga pendidikan terkemuka di Sumatera Barat yang mampu menghasilkan sumber daya yang unggul, kompetitif, profesional serta mandiri dalam pengembangan studi keislaman yang berlandaskan keahlussunnahan. Semoga program yang telah direncanakan bisa menempatkan STIT Ahlussunnah  pada pencapaian momentum peningkatan daya saing dalam mencetak lulusan di bidang Pendidikan.

Selamat atas pelantikan Yosi Aryanti, S.Ag, MA sebagai Ketua STIT Ahlussunnah Periode 2019-2023

Sumber: Humas STIT Ahls

 

 

 

Kumpulan Sertifikat Akreditasi

Assalamualaikum Wr. Wb.

Bagi Alumni yang membutuhkan Sertifikat Akreditasi Institusi maupun Prodi silahkan Unduh

Wassallam

Admin

Kerjasama / MuO

STIT Ahlussunnah juga ditunjukkan oleh peningkatan kerjasama dengan institusi lain. Bentuk kerjasama STIT Ahlussunnah dengan lembaga luar diantaranya kerjasama:

a. Kerjasama dibidang akademik

Kerjasama akademik, bertujuan untuk mendorong tumbuhnya iklim akademik STIT Ahlussunnah untuk dapat bersaing di antara PTKI se-sumatera Barat. Kerjasama akademik meliputi pengembangan studi S1. 

Pimpinan pada  beberapa  kesempatan  juga  memberikan  materi  pada seminar, lokakarya, dan lain-lain.

b. Kerjasama dibidang kelembagaan

Kerjasama kelembagaan, bertujuan untuk mendorong STIT Ahlussunnah Bukittinggi sebagai perguruan tinggi agar mampu mencapai visinya. Kerjasama kelembagaan STIT Ahlussunnah dengan perguruan tinggi lain, seperti,

  1. Universitas Islam Riau
  2. Universitas Islam Imam Bonjol Padang 
  3. IAIN Bukittinggi (rintisan)
  4. MoU Multy Campus

Kerjasama kelembagaan STIT Ahlussunnah dengan lembaga lain, seperti

  1. Bank Nasional Indonesia (BNI 46) 
  2. Kemenag. Kabupaten Agam
  3. Baznas Kab. Agam
  4. Majelis Ulama Indonesia Kota Bukittinggi
  5. KUA Kecamatan Malalak
  6. KUA Kecamatan Sei. Pua
  7. Badan Narkotika Nasional (BNN)

c. Kerjasama dibidang non akademik

Kerjasama  non-akademik,  bertujuan  untuk  membangun  hubungan  dengan stakeholder dalam mencapai visi STIT Ahlussunnah untuk berperan serta dalam pembangunan sehingga dicintai masyarakat. STIT Ahlussunnah menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga, untuk menyalurkan alumni STIT Ahlussunnah sebagai tenaga kerja yang siap pakai.

Pimpinan disamping memimpin STIT Ahlussunnah juga berperan   aktif dalam kepemimpinan publik, seperti: 

  1. Dewan Pengurus Jemari Sakato Sumatera Barat, 
  2. Direktur Wilayah II BKPAKSI Sumbar, 
  3. Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kec. Ampek Angkek Kab. Agam, 
  4. Dewan Pengawas Yayasan Arrahmaniyyah Bukittinggi

KULIAH UMUM TAHUN AKADEMIK 2018/2019

 Kuliah umum diadakan hari kamis 20 September 2018 di STIT Ahlussunnah Bukittinggi, sebagai pembuka kuliah awal tahun ajaran semester ganjil. Kuliah umum di buka oleh Anita Indria sebagai protokol dan lantunan ayat suci al-qur’an yang dibacakan oleh mahasiswa bernama Supyan Hadi. Ketua STIT Ahlussunnah hadir memberikan kata sambutan Selamat Datang kepada mahasiswa baru tahun ajaran 2018/2019. Sambutan Ketua mengharapkan agar mahasiswa menyelesaikan perkuliahan tepat waktu, dan bagi mahasiswa yang berasal dari pondok Pesanteren agar mengikuti perkuliahan Kitab Kuning agar ilmu yang telah diperoleh selama di pesanteren tidak hilang. Ketua juga berharap agar kitab kuning di STIT Ahlussunnah menjadi wadah bagi semua calon ulama yang lahir dari STIT Ahlussunnah memiliki ilmu murni yang menggunakan kitab kuning sesuai dengan referensi para ulama yang terdahulu.

Narasumber kuliah umum disampaikan oleh Bapak Hanton, M. A dengan materi yang sangat menarik berjudul Peran Pendidikan Agama Islam dalam Pembentukan Karakter Bangsa Baik di Sekolah maupun di Luar Sekolah. Materi disampaikan secara singkat, padat dan jelas sehingga pada sesi tanya jawab menimbulkan berbagai pertanyaan salah satunya mengenai karakter bangsa saat ini. Penanya menyampaikan pertanyaannya bagaimana cara mengubah karakter buruk yang terjadi saat ini. Pertanyaan tersebut dijawab dengan jelas oleh narasumber dengan kesadaran calon pendidik agar berusaha untuk mengubah karakter buruk menjadi lebih baik di masa yang akan datang.

Setelah menjawab pertanyaan karena waktu yang digunakan untuk kuliah umum hanya sekitar satu setengah jam, maka acara di tutup dengan pembacaan do’a yang disampaikan oleh Bapak M. Yemmardotillah, M. A. Do’a berlangsung dengan hikmat karena berisi harapan untuk calon pendidik dan semua yang hadir agar diberikan kemudahan dan keberkahan ilmu. Selanjutnya acara di tutup oleh protokol dengan salam.

 

 

 

 

RENCANA STRATEGIS RENSTRA 2016 – 2025